Walkot : Produktivitas Padi Metro 6,4 Ton per Hektare
Maret 24, 2021
0 comments
Share

Walkot : Produktivitas Padi Metro 6,4 Ton per Hektare

1 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

METRO – Wali Kota Metro, Wahdi melakukan panen raya di hamparan sawah kelompok Tani Jaya, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Rabu (24/3).

Wahdi mengatakan, pemerintah memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian. Sebab, sektor ini bukan hanya berperan menyediakan bahan pangan, tetapi juga menjadi penopang keberhasilan pengentasan kemiskinan. Selain itu, sektor pertanian juga menjadi lahan tersedianya lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi sebagian besar masyarakat.

“Pemerintah telah berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan serta kesejahteraan petani. Demikian juga pemerintah daerah telah menempatkan kesejahteraan sebagai hal yang utama, sebagaimana tertuang dalam Visi Kota Metro yaitu Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,” ujar Wahdi.

Menurutnya, Kota Metro dengan luas lahan sawah 2.948 hektar rata-rata produktivitas 6,4 ton per hektar. Maka target produksi pada tahun 2021 diprediksi sekitar 35.545,6 ton gabah kering. Pada musim tanam I seluas 2.923 hektar dan musim tanam II seluas 2.631,5 hektar.

“Hal ini dipengaruhi oleh wilayah di Indonesia sebagian besar mengalami kemarau. Dan ditambah saluran irigasi Sekampung Batanghari, mulai pintu air KBH 8A masih mengalami perbaikan, sehingga ada sebaian wilayah yang tidak dapat jatah gadu,” paparnya.

Dari kondisi tersebut, lanjut dia, mengakibatkan sekitar 10% areal persawahan terutama diwilayah yang posisi lahan lebih tinggi mengalami kurang air. Sehingga sawah tersebut ditanami jagung atau tanaman palawija.

“Saya minta para jajaran, agar dapat memberikan berbagai kemudahan kepada para petani dalam mendapatkan sarana produksi dan mengurangi biaya produksi. Hal itu dapat dilakukan dengan berkoordinasi, bimbingan dan pengawalan menyediakan subsidi benih, pupuk bersubsidi, alat. Serta pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang rendah yaitu 5% per tahun. Tak lupa hasil produksi para petani harus pula dihargai sesuai dengan patokan harga pasar yang wajar,” terangnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro Hery Wiratno menambahkan, luas lahan sawah di Kota Metro sesuai dengan data Kementerian ATR/BPN yaitu 2.948 hektar petani di Kota Metro dapat menanam padi seluas 2.918 hektar (98,98%).

“Syukur alhamdulillah, bahwa sampai dengan musim tanam ini para petani kita telah mampu menanam padi selama empat kali berturut-turut dengan produktivitas yang cukup baik yaitu berkisar antara 6,4 – 7,2 ton per hektar gabah kering panen,” tambahnya. (Rizky/kowi/red)

buana

buana

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *