Wahdi Buka Jambore TPK Beresiko Stunting Kota Metro
November 27, 2022
Redaksi (620 articles)
0 comments
Share

Wahdi Buka Jambore TPK Beresiko Stunting Kota Metro

0 0
Read Time:2 Minute, 1 Second

METRO – Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin membuka Jambore Tim Pendamping Keluarga (TPK) Berisiko Stunting Kota Metro Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas PPPAPPKB, di Taman Metro Indonesia Indah (TMII), Sabtu (26/11).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP PA PP KB) Kota Metro, Prayetno, melaporkan tujuan kegiatan ini guna mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan penurunan stunting, melalui kerjasama dan konvergensi lintas sektor dalam rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2022.

“Adapun manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain, meningkatkan keterampilan dan mental, serta kekompakan antar anggota Tim Pendamping Keluarga (TPK) beresiko stunting Kota Metro, dalam proses pendampingan keluarga berisiko stunting. Meningkatkan konvergensi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kota Metro,” jelas Prayitno.

Prayetno juga mengatakan, kegiatan ini turut menggelar Produk Pangan
Lokal dan Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting dan Bunda Asuh Anak Stunting. Dimana Dandim 0411/KM sebagai Bapak Asuh Anak Stunting, serta Ketua TP PKK Metro, Ketua GOW Kota Metro dan Ketua DWP Kota Metro sebagai Bunda Asuh Anak Stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Metro Wahdi, menyampaikan dalam rangka mendukung upaya tercapainya Percepatan Penurunan angka prevalensi stunting, maka telah dibentuk tim pendampingan keluarga berisiko stunting se-Kota Metro sebanyak 190 tim. Hal ini juga telah dikuatkan dengan terbitnya Surat Keputusan Walikota Metro Nomor : 184/KPTS/D.8/2022 tentang Penetapan Tim Pendamping Keluarga berisiko Stunting dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting.

“Untuk lebih mengoptimalkan percepatan penurunan stunting, maka diperlukan peningkatan kapasitas TPK beresiko stunting sebagai upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kota Metro. Pemerintah Kota Metro bersama lintas sektor terkait, senantiasa berkomitmen kuat dan memberikan perhatian serius terhadap isu tersebut, terutama agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global,” kata Wahdi.

Lanjutnya, Wahdi juga mengapresiasi serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap jajaran pengurus PKK, mulai dari tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, RW, RT dan Dasawisma di seluruh Kota Metro.

“Terimakasih atas kontribusi, peran dan kreatifitas PKK sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pemerintah melaksanakan pembangunan. Khususnya di bidang pemberdayaan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, ” ujarnya.

Turut dihadiri oleh Kabid Adpin BKKBN Provinsi Lampung, Ketua DPRD, Dandim 0411/KM, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW, Ketua DWP.

Redaksi

Redaksi

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment