TUBABA Itu APBD Pro Rakyat, Perlukah Peran BUMD Untuk Pembangunan Ekonomi Rakyat ?
Februari 18, 2021
0 comments
Share

TUBABA Itu APBD Pro Rakyat, Perlukah Peran BUMD Untuk Pembangunan Ekonomi Rakyat ?

2 0
Read Time:1 Minute, 57 Second

Buana Media Lampung TUBABA- Dimasa Pandemi ini indonesia bahkan seluruh negara mengalami kerugian ekonomi apalagi Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung, yang tak luput dari dampak jatuhnya ekonomi akibat covid-19 dan hampir saja mengalami resesi dan paling buruknya lagi turunnya daya beli masyarakat makin menambah rakyat kalangan bawah kususnya tambah sengsara.

Dalam situasi ini memang selayaknya pemerintah setempat sudah sejak lama menciptakan program yang pro rakyat bukan pro pejabat apalagi slogan APBD Tubaba itu APBD Pro Rakyat.

Memang tidak ada yang tahu tentang masa depan yang akan terjadi namun sewajibnya memikirkan itu sejak dini untuk masa yang akan datang.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) didirikan dengan tujuan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik, dan potensi daerah yang bersangkutan berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik.

Badan Usaha Milik Daerah dianggap masih belum memiliki etos kerja, terlalu Birokratis, In-efisien, kurang memiliki orientasi pasar, tidak memiliki reputasi yang baik, profesionalisme yang rendah, banyak pengurus BUMD orang titipan para pejabat dan masih banyak Pemerintah Daerah (Pemda) yang melakukan intervensi yang berlebihan terhadap BUMD hingga akhirnya BUMD mengalami bangkrut hingga tutup alias bubar.

Hal ini sudah sering terjadi dan terus terang sepertinya BUMD memang hanya seperti itu, tidak pernah memberi laba dan manfaat kepada masyarakat luas, hanya beberapa masyarakat elite daerah, yang menyebabkan keadilan dan pemerataan kesejahteraan hanyalah dongeng pengantar tidur apalagi ketika memang tidak mengantuk dan menjadikannya dongeng yang memuakkan.

Padahal untuk mendorong pembangunan daerah, peran BUMD dirasakan semakin penting sebagai perintis dalam sektor usaha yang belum diminati usaha swasta, sebagai pelaksana pelayanan publik, penyeimbang kekuatan pasar, dan turut membantu pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Bahkan BUMD juga dapat berfungsi sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan daerah, baik dalam bentuk pajak, dividen, maupun hasil Privatisasi.

Saya rasa Tubaba perlu adanya BUMD dengan orang-orangnya yang profesional bukan orang-orang titipan. BUMD Tubaba dapat membantu penyeimbang harga pasar, mengendalikan monopoli perdagangan, membantu harga pertanian misalnya hasil perkebunan karet, singkong, sawit bahkan perikanan sekalipun.

Seperti harga singkong, karet, sawit peran BUMD adalah menyamakan harga pasar sehingga para petani tidak dirugikan oleh harga yang dimainkan para tengkulak atau agen yang nakal, dalam hal ini bukan berarti saling menjatuhkan para perusahan-perusahaan lainnya namun tetap dalam Persahingan yang sehat. (Jaz)

Sumber : Sobri DPRD Tubaba Fraksi Nasdem

haris

haris

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *