Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Jabung di Bidang Kesehatan
Desember 23, 2020
0 comments
Share

Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Jabung di Bidang Kesehatan

0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

Buana Media Lampung, Lampung Timur- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), melakukan suatu program meningkatkan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan di Desa Tanjung Sari Kecamatan Jabung Kabupaten Lamtim.

Kepala Dinas Kesehatan Lamtim Dr. Nanang Salman menjelaskan, pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam upaya promosi kesehatan merupakan arah pembangunan kesehatan nasional yang telah ditetapkan dalam berbagai bentuk kebijakan. Pemberdayaan masyarakat tercantum dalam UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat menjadi tujuan pembangunan kesehatan di Puskesmas (Permenkes 75 Tahun 2014);4) selanjutnya dari hasil kajian ternyata 70% sumberdaya pembangunan kesehatan secara nasional berasal dari konstribusi/partisipasi masyarakat.

FOTO: Tingkatkan Kesadaran Masyarakat melalui UPTD Puskesmas Jabung / Ist

“Pemberdayaan masyarakat berazaskan gotong royong merupakan budaya masyarakat Indonesia yang perlu dilestarikan. Perilaku masyarakat merupakan factor penyebab utama terjadinya gangguan atau masalah kesehatan masyarakat, oleh sebab itu masyarakat sendirilah yang dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan pendampingan dan juga bimbingan pemerintah. Mempunyai keterbatasan sumber daya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat, tanpa keterlibatan masyarakat,”katanya (23/12/2020)

Lebih lanjut, tujuan pembangunan kesehatan tidak akan tercapai Potensi yang dimiliki masyarakat dalam pembangunan kesehatan sangat besar meliputi kepemimpinan, pengambilan keputusan ,material ,dana, tenaga, organisasi masyarakat,teknologi tepat guna sosbud yang mendukung upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Potensi tersebut perlu dimobilisasi dan dioptimalkan melalui proses pemberdayaan masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut diatas, salah satunya adalah dengan melakukan pendampingan dalam pelaksanaan Survey mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) .

“Meningkatnya peran serta masyarakat dalam pengembangan UKBM dan UKBM di wilayah kerja puskesmas, meningkatnya kinerja puskesmas sebagai pusat pemberdayaan masyarakat mendorong┬áperubahan perilaku masyarakat untuk disiplin menerapkan 3M dengan terus meningkatkan upaya sosialisasi,edukasi 3M ke masyarakat sebagai upaya efektif dalam pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya (ars)

haris

haris

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *