Terkait Pelanggaran Pilkada, Panwascam Metro Pusat Gelar Sosialisasi
November 23, 2020
richard (93 articles)
0 comments
Share

Terkait Pelanggaran Pilkada, Panwascam Metro Pusat Gelar Sosialisasi

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Buana Media Lampung, METRO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), melalui Pengawas Kecamatan (Panwascam) Metro Pusat menggelar Sosialisasi terhadap para Tokoh Masyarakat dalam menjalankan fungsi pengawasan Pemilu, agar dapat berjalan luber jurdil, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, dan demokratis serta berintegritas, berlangsung di Gedung IAI Agus Salim kota setempat, (22/11).

Partisipasi bertujuan mendorong aktif kegiatan demokrasi untuk semua proses kepemiluan. Kepentingan fokus partisipasi menjadi indikator peningkatan kualitas demokrasi dan kehidupan politik bangsa.

Dalam mengawasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020, Panwascam Metro Pusat bersama seluruh masyarakat se-Kecamatan Metro Pusat khususnya di lima kelurahan.

Pada umumnya harus ikut bersama-sama memastikan bahwa Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota harus berjalan berdasarkan asas jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia, serta memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proposional, profesional, akuntabel, efektif dan efesien.

Anik Karimuloh, S. Fil.I, M.Pd, selaku Ketua Panwascam Metro Pusat melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Metro Tahun 2020 yang melibatkan dari unsur Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Majelis Ta’lim dan Mahasiswa serta Pelajar.

Lanjut Anik, Pengawasan partisipatif tercantum dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pasal 448 ayat (3) menjelaskan bahwa bentuk partisipasi masyarakat sebagai berikut :

A. tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu
B. tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan Pemilu
C. bertujuan meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas
D. mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan Pemilu yang aman, damai, tertib, dan lancar”.

Dia juga menyebutkan, bahwa Panwascam membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan masyarakat, baik kelompok pemilih atau pemantau pemilu.

“Peningkatan kolaborasi antara Panwascam dengan kelompok masyarakat sipil inilah yang menjadi kunci peningkatan partisipasi bersama masyarakat,” imbuhnya.

Kemudian, Anik juga menyampaikan terkait pelanggaran yang ditemukan, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk melapor ke Panwascam setempat.

“Dengan kondisi ini, maka Panwascam menyiasati dengan menyusun sebuah strategi dengan melibatkan unsur masyarakat sipil untuk terlibat dalam melakukan pengawasan. Kami menyadari, bahwa betapa pentingnya masyarakat untuk saling mengingatkan antara satu dengan yang lain, tentang pelanggaran,” pungkas dia. (reza).

richard

richard

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *