Sosialisasi di SMPN 6, Qomaru Ingin Guru di Metro Lebih Kompeten
September 24, 2021
0 comments
Share

Sosialisasi di SMPN 6, Qomaru Ingin Guru di Metro Lebih Kompeten

0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

METRO – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Metro kembali melaksanakan sosialisasi peraturan kepegawaian bagi PNS guru di SMPN 6 Metro, Jumat (24/9).

Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman yang membuka kegiatan ini mengatakan, sosialisasi kepegawaian bagi PNS guru adalah bagian dari proses untuk membangun tenaga pendidik yang berkompeten.

“Ini sebuah proses untuk mempersiapkan guru masa depan menjadi bagian dari sebuah konstruksi yang bersejarah. Bagaimana bisa melihat kependudukan di Kota Metro ini,” katanya.

Menurutnya, semua proses pembelajaran bisa dilakukan. Namun harus persiapkan tenaga pengajar agar dapat menjadikan murid sebagai sumber daya manusia yang berkualitas.

“Jadi kalau kita perhatikan bersama, Metro akan menjadi sumber pendidikan yang bagus pada masa mendatang di Lampung ini,” paparnya.

Kepala BKPSDM Kota Metro, Welly Adiwantra menjelaskan, sosialisasi ini menyasar untuk segala kalangan tenaga pendidik yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Ini program untuk guru biasa, pemula, maupun senior. Baik PNS maupun tidak. Untuk dapat invasi ke jabatan fungsional agar jadi guru pamong,” jelas Welly.

Hal ini, lanjut dia, karena guru pamong merupakan yang paling tinggi dalam jabatan fungsional guru.

“Di mana nanti guru pamong ini diharapkan dapat memaksimalkan pembelajaran, pendidikan, dan pengetahuan bagi siswa khususnya di era pandemi ini,” paparnya.

Menurutnya, hari ini sekira 40 guru yang ikut dalam sosialisasi itu. Namun total peserta yang mengikutinya sebanyak 600 guru yang terdiri dari beberapa sekolah di Metro.

Sementara itu, salah satu guru di SMPN 6 Metro, Ono Wahudi (56) mengungkapkan ada keistimewaan khusus jika kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali digelar dengan tatap muka.

“Ada keistimewaan sendiri kalau tatap muka, kita bisa memberi nasihat, bimbingan, dan lebih akrab dengan bimbingan yang kita lakukan secara langsung. Kita juga bisa merangkul mereka dengan emosional dan perasaan kita. Jadi kalau luring, peserta didik seperti halnya anak kita di rumah,” kata dia.

Ia berharap Covid-19 segera berlalu dan kegiatan bjsa pulih kembali agar segala aktifitas berjalan dengan normal.

“Ini kan dunia pendidikan, kita kasihan sama anak bila situasinya seperti ini terus. Karena tidak semua anak bisa dengan IT. Ketika kita terbentur dengan adanya covid ini. Kita hanya bisa sekadarnya saja dengan kemampuan yang kita punya,” tandasnya. (Red)

buana

buana

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *