SMA Negeri 6 Metro Laksanakan Semester Genap Dengan Tatap Muka
Desember 16, 2020
richard (93 articles)
0 comments
Share

SMA Negeri 6 Metro Laksanakan Semester Genap Dengan Tatap Muka

0 0
Read Time:1 Minute, 43 Second

Buana Media Lampung, METRO – SMA Negeri 6 Kota Metro berencana akan laksanakan pembelajaran secara tatap muka pada Januari mendatang. Hal itu sesuai yang dikatakan oleh Sunarti selaku Kepala Sekolah.

“Kesepakatan empat menteri tentang pemberitahuan, terkait dengan pembelajaran tatap muka, maka pihak sekolah berupaya akan melaksanakan semester genap di Tahun 2021 mendatang dengan cara tatap muka,” ujar Sunarti, saat ditemui pada ruang kerjanya, Rabu (16/12).

Menurut Sunarti, pihaknya telah mengupayakan segala persyaratan secara maksimal, demi berlanjutnya proses belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

“Kami Pihak SMA Negeri 6 Kota Metro telah berupaya semaksimal mungkin untuk melengkapi beberapa persyaratan dan mengisi cek list yang disediakan dan adapun beberapa persyaratan sekolah pun sudah membentuk satuan tugas penanganan covid-19, untuk satuan tugas di sekolahan kami inilah nanti yg akan merencanakan dan melaksanakan memantau kemudian mengevaluasi proses ngajar mengajar di SMA 6 Kota Metro selama pandemi covid 19,” katanya.

“Ini rencananya memang awal semester genap itu dilaksanakan pada tgl 4 Januari 2021 namun ini blm dipastikan karna ini harus dapat persetujuan terlebih dahulu dari pihak berwenang,” imbuh dia.

Di sekolah yang dipimpinnya, Sunarti juga menjelaskan bahwa pihak kesehatan telah memeriksa keadaan sekolah, guna mengetahui sejauh mana kesiapan untuk belajar mengajar tatap muka.

“Sementara di SMA 6 Kota Metro, dua minggu lalu sudah diperiksa oleh Puskesmas Margodadi yang terdekat sebagai layanan kesehatan disini. Namun, dari pihak Puskesmas nanti akan memberikan kesatuan tugas untuk diperiksa kembali adapun persiapan yg pertama untuk menyediakan tempat mencuci tangan, untuk membiasakan seluruh warga Sekolah dan tamu yg datang wajib mencuci tangan,” jelasnya.

Kemudian, di area sekolah tersebut telah terpasang spanduk wajib masker, beserta menyediakan tempat-tempat yang sesuai fungsinya.

“kemudian di area-area sudah dipasang spanduk wajib memakai masker dan menjaga jarak, sehingga ditempat-tempat yang digunakan untuk bermain, ngobrol, itu sudah diberikan tanda-tanda khusus untuk menjaga jarak. Kemudian, sudah menyediakan termometer, untuk anak-anak yang masuk nantinya itu akan diukur suhu tubuhnya, apabila suhunya mencapai sangat tinggi maka akan didatangkan layanan kesehatan yg ada di sekolahan, karena memang sudah mempunyai ruangan tersendiri untuk layanan dan sudah ada tugas kesehatannya,” tandasnya. (Syafrin).

richard

richard

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *