Respon Keluhan, Edwin Sony Turun Langsung ke Taman Kota
November 13, 2020
richard (93 articles)
0 comments
Share

Respon Keluhan, Edwin Sony Turun Langsung ke Taman Kota

0 0
Read Time:2 Minute, 44 Second

Buana Metro Lampung, METRO – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Kota Metro respon keluhan masyarakat, terkait Fasilitas Umum (Fasum) Cuci Tangan yang ada di Taman Merdeka Kota Metro.

“Saya Edwin Sony selaku kepala Dinas Perkim, Kabid, Kasi dan Team langsung meninjau ke lokasi dan mengganti Airnya lalu menyediakan Sabun yang baru,” ujarnya, Jum’at (13/11).

Edwin Sony juga menjelaskan, bahwa pihaknya akan secara rutin dalam waktu dua hari sekali, akan mengecek keadaan fasilitas cuci tangan tersebut.

“Tim diturunkan sebanyak 5 orang untuk perawatan tempat cuci tangan, sekaligus dengan pemeliharaan taman demi memantau Taman Merdeka Metro,” terang dia.

Lnjut dia, Dinas PKP mengadakan sarana tersebut pada tiga lokasi di wilayah Kota Metro, yakni di Taman Merdeka, Rusunawa, serta Taman Mulyojati.

“Pengadaan sarana tersebut terlaksana dari pengajuan dana Covid, Proposal disetujui. Untuk pembuatan Fisik, secara keseluruhan yang nilainya kurang lebih sebesar 3 juta rupiah,” katanya.

Pihaknya, juga mengimbau kepada masyarakat ataupun pengunjung taman tersebut untuk meningkatkan kesadaran dan mawas diri untuk turut serta menjaga dan mengawasi fasilitas umum, agar dapat dipergunakan dengan semestinya.

Diberitakan sebelumnya https://buanalampung.com/pakai-uang-rakyat-fasum-cuci-tangan-di-metro-jadi-pajangan/  — Gencar sosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 hingga sosialisasi melalui selebgram, Pemkot serta Satgas Covid-19 Kota Metro terkesan lepas tangan terhadap fasilitas cuci tangan di Taman Merdeka kota setempat. Akibatnya, hal tersebut menuai keluhan masyarakat.

Mirisnya, sejumlah pengunjung taman tersebut mengeluh, lantaran tidak ada Air dan Sabun, di berbagai fasilitas cuci tangan yang tersedia.

Imam (31), warga Yosomulyo menerangkan, bahwa terkait perbaikan serta pemeliharaan fasilitas cuci tangan yang tersedia dapat lebih difokuskan. Karena, air beserta sabun tidak ada di tempat.

“Melihat di sekitaran tempat cuci tangan Air dan sabunnya kosong. Dan masalah hendel bawahnya sudah rusak, kalau bisa di dalam pemeliharaan air selalu segar. Sabun sudah habis, harap diganti dengan yang baru.
Sangat disayangkan, fasilitas sudah ada tapi mantaince-nya kurang diperhatikan. Jadi sangat disayangkan fasilitas sudah ada tapi kok pemeliharaannya kurang diperhatikan, mungkin kalau tiap hari mantaince sarana tersebut bisa berjalan dengan baik,” bebernya.

Tumin (62), warga Kauman menuturkan, bahwa fasilitas cuci tangan jangan dijadikan dasar pencitraan saja. Menurutnya, Pemeliharaannya juga harus dipantau secara teratur, seperti pengisian air dan sabun. Dengan harapan pengunjung taman kota dapat merasakan sarana tersebut. Sehingga sosialisasi Pemkot atau satgas covid-19 tidak sia-sia.

“Masalah air dan sabun di tempat cuci tangan tidak ada sama sekali. Itu bagaimana sangat disayangkan, jadi dianggap bohong dan enggak benar, tolong dikasih air dan sabun jangan dikosongkan semua. Lalu mengenai air sudah kosong kurang lebih selama satu minggu dan sabunnya tidak diganti. Yang benar katanya pengunjung wajib cuci tangan, tapi nyatanya air dan sabunnya enggak ada, gimana mau cuci tangan kalau begini. Intinya berharap air dan sabunnya segera difasilitasi kembali,” keluhnya.

Hal senada juga dinyatakan oleh Yanto (34). Dirinya merasa perihatin menyaksikan fasilitas cuci tangan yang disediakan oleh Pemkot maupun Satgas Covid-19 setempat.

“Fasilitas cuci tangan yang sering kehabisan air dan sabun, sudah berkisar dua sampai tiga hari ini air habis tapi tidak diisi kembali. Saya berharap mobil tangki pengisi air segera mengisi kembali serta menggantikan sabun yang baru,” harap dia.

Dia menambahkan, di dalam masa pandemi seperti saat ini seharusnya hal-hal semacam itu dapat selalu diperhatikan, sebagai upaya utama mencegah penyebaran virus covid-19 di Kota Metro, mengingat Taman Merdeka tersebut merupakan icon pusat kota. (reza).

richard

richard

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *