Obat-Vitamin Langka, DPRD Panggil Sekda dan Dinkes Metro
Agustus 2, 2021
Redaksi (492 articles)
0 comments
Share

Obat-Vitamin Langka, DPRD Panggil Sekda dan Dinkes Metro

1 0
Read Time:2 Minute, 3 Second

Buanalampung.com METRO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) serta Dinas Kesehatan berikut dengan direktur dan jajaran pejabat Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani (RSUDAY) Metro.

Pemanggilan tersebut guna melakukan hearing atau rapat dengar pendapat prihal kelangkaan obat, vitamin dan oksigen serta mengklarifikasi informasi dugaan penolakan penanganan terhadap pasien gawat darurat. Rapat tersebut berlangsung di OR DPRD Kota setempat, Senin (2/8/2021) sore.

Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, Basuki meminta rumah sakit untuk melakukan penanganan pasien gawat dalam kondisi apapun. Ia berharap tidak ada lagi penolakan terhadap pasien dengan kondisi darurat di rumah sakit wilayah yang ada di Bumi Sai Wawai.

“Jadi tadi sudah kita tegaskan agar semua pasien dalam kondisi darurat harus ditangani dalam situasi apapun. Jelaskan dengan baik ke pasien dan keluarga,” ujarnya

Ia meminta, masyarakat juga memahami kondisi kedaruratan terkait oksigen saat ini. DPRD telah meminta penambahan ketersediaan oksigen di RSU Ahmad Yani. Sehingga bisa menangani pasien dalam kondisi kritis.

“Jadi sekali harus diberikan pelayanan bagi pasien kritis, baik covid-19 maupun tidak. Dan jangan ada rujukan kalau kondisi kritis, tangani dulu dengan maksimal dalam kondisi apapun,” ungkapnya.

Ketua Komisi II Fahmi Anwar menilai, agar pemerintah tidak membuat bingung masyarakat. Sampaikan jika situasi saat ini memang sedang dalam kondisi darurat. Namun, pelayanan harus tetap maksimal.

“Harua lebih maksimal dalam memberi pelayanan pada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya untuk menyiapkan ketersediaan oksigen hingga beberapa hari kedepan.

“Terkait dengan kebutuhan oksigen sudah berupaya maksimal untuk antisipasi, tiga hari kedepan ini aman, dan tiga hari kedepannya lagi berupaya untuk dimaksimalkan. Karena ini menjadi kendala nasional, kebutuhan di Metro itu 400 tabung, kalau setiap hari lancar 400 itu rumah sakit umum Ahmad Yani semakin siap untuk melayani. Karena distributor hanya tiga di Lampung,” bebernya.

Terkait kelangkaan obat dan vitamin di Metro, pihaknya masih menunggu stok yang akan dikirimkan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Terkait ketersediaan obat ini memang ada yang beli langsung dari Dinas Kesehatan, ada yang menunggu dari pusat karena presiden mengatakan obat akan segera dikirim tapi sampai daerah belum,” ujarnya.

Selain itu, Bangkit juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya menyediakan obat dan vitamin lewat pengadaan.

“Tapi dari rumah sakit pun masih berupaya, obat-obatan khusus untuk Covid-19 itu memang kekurangan tapi kita masih berupaya. Kita juga masih pengadaan untuk menambah obat-obat itu, karena rumah sakit kan dibawah UPTD nya Dinas Kesehatan, Jadi menjadi tanggungjawab kesehatan juga,” tandasnya. (Red3)

Redaksi

Redaksi

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *