LSM Jarak Kembali Surati RSUD Batin Mangunang
November 7, 2021
Redaksi (494 articles)
0 comments
Share

LSM Jarak Kembali Surati RSUD Batin Mangunang

0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

TANGGAMUS – Supriansyah, SH. Ketua Lembaga Jaringan Aspirasi Rakyat (Jarak) Lampung, kembali layangkan surat ke RSUD Batin Mangunang Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung pada Jum’at. (05/11/21). kini Sabtu, 06 November 2021.

Sebelumnya, Beberapa waktu lalu LSM Jarak dan Beberapa awak media mendatangi RSUD Batin Mangunang, guna mengkonfirmasi pengelolaan APBD di RSUD Batin Magunang pada T.A 2020 sehingga menjadi Heboh di Berita di Media Online tentang Dugaan Fiktik dan Mark Up nya Pengelolaan dana di RSUD Batin mangunang pada T.A 2020 lalu sampai membuat Benson selaku direktur di RSUD Batin Mangunang dikantikan oleh Bupati Tanggamus.

Lanjut, Supriansyah, SH. Ketua LSM Jarak kembali Melayangkan Surat ke RSUD Batin Mangunang guna mengkonfirmasi ulang terkait Pengelolaan Anggaran di RSUD Batin mangunang. Hal itu dilakukan karena tidak puas atas penjelasan bagian sarana dan prasarana (Sarpras) di RSUD Batin Mangunang beberapa waktu lalu yang mengaku tidak tau tentang persoalan itu

“Beberapa hari lalu kami telah konfirmasi ke bagian sapras rumah sakit, kami minta pembuktian atas penjelasan pihak rumah sakit sebelumnya, tapi jawabannya gak jelas” kata Suprian.

Suprian mengungkapkan bahwa pihaknya bukan penjelasan jumlah barang yang diminta, akan tetapi meminta dibuktikan kebenaran dari kegiatan-kegiatan sesuai dengan data yang telah diterima dari pihak rumah sakit sebelumnya.

“Pihak rumah sakit kan hanya mengirimkan data jumlah barang melalui DPRD Tanggamus tapi fisiknya entah kemana, kami cuma ingin melihat fisiknya saja kok ada atau tidak. Selain itu, dalam hal kegiatan-kegiatan lain ya dibuktikan kalau betul dilaksanakan.” Ungkapnya.

Harapan Suprian agar pihak rumah sakit bisa menunjukkan barang-barang yang di beli dan bukti-bukti dalam kegiatan lain pada tahun anggaran 2020 lalu, sehingga tidak ada lagi dugaan kegiatan fiktif.

Sementara sebelumnya, kepala bagian sarana dan prasarana, Dirhamsyah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa dirinya ridak tau tentang persoalan itu, ia meminta agar secara tertulis untuk barang-barang yang dimaksud.

“Saya masuk di sini bulan Desember, kalau proses yang dulu saya tidak tau, bukan saya mau ngeles, itu bukan zaman saya, saya masuk sini bulan Desember, itu kan prosesnya tahun 2019, pembeliannya tahun 2020” ungkapnya.

Terkait pernyataan tersebut, Ketua JARAK menganggap lucu pernyataan dari Kabid Sarpras. “Lucu juga Kabid Sarpras kita ini, masa hampir satu tahun dia menjabat tidak tau tetang pengadaan Sarana dan Prasarana yang dilaksanakan sebelum menjabat. Bisa hilang semua Aset Negara kalau begitu. Saya jadi tanda tanya, Apa Tupoksi Kabid Sarpras ini sebenarnya? Tapi kita tidak boleh suudzon sama pak Kabid Sarpras. Karena kita tidak mau suudzon, maka saya selaku ketua Jarak bersama ketua MP3 yaitu saudara Arpan melayangkan surat kepada Pimpinan RSUD. Batin Mangunang.

“Harapan kami pihak rumah sakit bisa mengundang kami dan disaksikan oleh kawan-kawan media untuk membuktikan bahwa barang-barang itu ada, jangan hanya berupa tulisan saja” pungkasnya.(Red1).

Redaksi

Redaksi

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *