Lestarikan Wastra, Dekranasda Metro Padukan Dengan Kain Daerah Lain
Juni 12, 2022
Redaksi (593 articles)
0 comments
Share

Lestarikan Wastra, Dekranasda Metro Padukan Dengan Kain Daerah Lain

0 0
Read Time:1 Minute, 18 Second

METRO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Metro terus berinovasi untuk melestarikan kain Warisan Nusantara (Wastra). Salah satunya, dengan memadukan kain tersebut dengan kain dari daerah lain

Ketua Dekranasda Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi mengatakan, dengan memadukan antara kain wastra lokal dengan milik daerah lain dapat mengenalkan seni yang indah ke masyarakat.

“Jadi konsepnya itu perkawinan kain wastra. Oleh karena itu bukan hanya lain lokal saja, tentu kami padukan dengan jenis kain lainnya agar model yang ditampilkan bisa menjadi seni yang sangat indah,” kata dia, Minggu (12/6).

Silfi menjelaskan, dengan melonggarkan kreativitas para desainer dapat terpacu dan menampilkan hasil kreasinya.

“Dengan begini bentuk karya seni yang luar biasa akan muncul. Maka kita gunakan juga kain khas daerah lain seperti batik Jawa, Bali dan daerah lainnya,” ujarnya.

Salah satu desainer di Provinsi Lampung, Eko mengatakan, ajang fashion show ini merupakan kerjasama antara Dekranasda Metro, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kota Metro .

“Ini merupakan hari bakti IDI dan IIDI Kota Metro. Dimana pada hari ini seluruh elemen harus berbagi dan bergabung dengan masyarakat. Tentu dengan ajang pengenalan kain Wastra yang ramah sehingga masyarakat bisa menerima dengan baik,” kata dia.

IDI, lanjut dia, juga berkomitmen untuk membantu program pemerintah dalam mengembangkan kreativitas sehingga ekonomi kreatif masyarakat bisa bangkit pasca pandemi covid-19.

“Mereka tidak sekedar hadir saja, jadi mereka ikut membeli dan memakai busana kain Wastra. Itu merupakan dukungan bagi pelaku UMKM,” tambahnya.

Dengan demikian, para desainer pakaian akan terus berkembang dan secara simbiosis mutualisme akan meningkatkan ekonomi para perajin kain Wastra di Kota Metro. (Red)

Redaksi

Redaksi

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment