Gubernur Terharu Terima Lukisan Karya Anak Disabilitas di Metro
Juni 3, 2021
0 comments
Share

Gubernur Terharu Terima Lukisan Karya Anak Disabilitas di Metro

2 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

METRO – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tak kuasa menahan harunya saat menyampaikan sambutan sebelum menerima lukisan karya penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Disabilitas Kota Metro.

Arinal memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas peran serta komunitas tersebut dalam merawat dan mendidik kaum disabilitas agar dapat terampil serta mampu berkarya. Ia bahkan meminta Karo Kesra Provinsi Lampung melakukan MoU bersama Komunitas Disabilitas Kota Metro.

“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya, Bu ria dan Aswarodi di bantu, lalu bila perlu di formalkan kerjasama pemerintah Provinsi dengan ibu Yunita. Lihat aturan-aturannya, sehingga lokasi Metro ini sangat strategis dekat dengan Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Kota Bandarlampung,” kata Arinal dalam sambutannya di Aula Pawon Mas Resto, Jl. AH Nasution, Kel. Yosodadi, Kec. Metro Timur, Kamis (3/6/2021).

Menurutnya, merawat anak bangsa termasuk didalamnya kaum disabilitas adalah merupakan tanggungjawab negara. Ia bahkan mengaku kecolongan atas peran serta pemerintah yang belum maksimal dalam membantu kaum disabilitas.

“Oleh karena itu kita harus bicara secara teknis karena apapun bentuknya ini menjadi tanggung jawab negara, ketika rakyat membutuhkan pertolongan dalam keadaan kurang sempurna maka negara wajib. Tapi kita di duluin, kita merasa kecolongan. Saya merasa di tampar oleh ibu yunita, Abang saya datang ke Mahan Agung, ada apa. Saya punya anak binaan 80 orang disabilitas. Mereka sudah mempunyai gambaran yang siap diberikan kepada saya. Baru saya ngeh,” ceritanya dalam sambutan.

Ia menyampaikan bahwa, tidak ada kata terlambat bagi pemerintah dalam melindungi hak anak serta memberdayakan kaum perempuan dan difabel.

“Saya berharap ibu Yunita jangan pernah menyerah, karena membantu orang yang membutuhkan itu amalnya sangat luar biasa, tidak ada artinya apa yang kamu dapatkan, bila dibandingkan apa yang telah di kerjakan ini dan apa yang kita dapat untuk diakhirat,” ucapnya.

Diakhir sambutannya, ia kembali menyampaikan rasa terimakasihnya atas peran serta komunitas dalam membina anak disabilitas di Kota Metro.

“Saya iri dan saya akan mengikuti, bila perlu nanti kita sama-sama. Tapi bentuknya seperti apa, banyak pengusaha kaya yang ingin ikut. Nanti saya panggil dan ingatkan. Oleh karena itu melalui kesempatan yang baik ini saya juga mengucapkan terimakasih kepada ibu Yunita ketua disabilitas Kota Metro dan ananda Sinta dengan bakat yang dimiliki dapat mengaplikasikan wajah pada string art yang unik,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Komunitas Disabilitas Kota Metro Yunita Virya juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian gubernur Lampung Arinal Djunaidi terhadap kaum disabilitas.

“Terimakasih atas kehadiran dan perhatian Gubernur Lampung yang mengunjungi dan melihat langsung Komunitas Disabilitas di Kota Metro. Perhatian dari Gubernur ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi anak-anak Komunitas Disabilitas Metro agar menjadi anak Indonesia yang Maju dan turut mewujudkan Lampung Berjaya,” kata dia.

Yunita juga rasa terimakasihnya atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung kedepan dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.

“Ini juga merupakan bagian dari misi Provinsi Lampung sebagai upaya mengembangkan dan menguatkan perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kaum difabel di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sang pelukis wajah Arinal Djunaidi dengan metode String Art atau melukis menggunakan benang tersebut adalah Sinta Meliyana. Seorang gadis 22 tahun penyandang disabilitas Cerebral Palsy atau CP yang kisahnya sempat dimuat Harian Kupas Tuntas beberapa pekan lalu.

Sinta, memberikan karyanya tersebut kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi lantaran dinilai berperan penting dalam mendukung dan memenuhi hak penyandang disabilitas di Provinsi Lampung kedepan.

Dari pantauan dilokasi, meskipun wali maupun wakil wali kota tidak hadir, namun sejumlah tokoh penggerak komunitas disabilitas di Kota Metro turut serta dalam penyerahan lukisan Gubernur Lampung tersebut. Diantaranya ialah Anna Morinda, Yunita Virya, Mbah Surip, serta sejumlah penggerak lainnya. (Red3).

buana

buana

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *