Diduga Selewengkan Dana PKH, KPM Bawa Ke Meja Hijau
Oktober 22, 2020
0 comments
Share

Diduga Selewengkan Dana PKH, KPM Bawa Ke Meja Hijau

0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Buanalampung.co, Metro  – Dugaan Penyelewengan Dana Bantuan Program PKH Kampung Bumi Jaya Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah membuat Keluarga penerima manfaat (KPM) membawa permasalahan ke meja hijau.

Akan dibawanya permasalahan ini  ke rana meja hijau, pihak Kuasa Hukum Terduga, Mendatangi Kantor Sekretariat AWPI Cabang Kota Metro. Kedatanan Pihak Terduga, melakukan  Mediasi Perkara Bantuan Dana PKH kampung Bumi Jaya yang saat ini akhirnya berlanjut ke ranah Hukum.

Penyerahan kuasa pihak hukum KPM PKH yang bermasalah dan dirugikan diberikan kepada tim kuasa hukum Kantor Hukum LAW FIRM NUSANTARA RAYA .Untuk surat Somasi Sudah diberikan pada hari Senin (19/10/2020), Surat Somasi tersebut di layangkan kepada 3 oknum petugas, Fenty Fatimah, Sri Susanti, Dwi Maryati. Hal tersebut dijelaskan oleh, E. Rudiyanto.S.E, S.H. selaku Direktur Law Firm Nusantara Raya dan tim hukumnya.

Menindaklanjuti Surat somasi yang diberikan oleh Law Firm Nusantara Raya kepada pihak yg diduga penyelewengan Dana Bantuan PKH, mereka mengutus Robinson, S.H Nainggolan selaku Kuasa Hukum pengacara untuk melakukan koordinasi kepada pengacara dari pihak KPM PKH yang dirugikan.

Robinson , S.H menceritakan dan menjelaskan permasalahan yang diutarakan oleh klien nya, tetapi berbeda jauh dengan apa yang di utarakan oleh pihak klien dari Tim kuasa hukum LAW FIRM NUSANTARA RAYA.

Oknum sempat menelpon warga bahwa hak-hak mereka sudah habis, jadi warga sudah tidak bisa lagi mendapatkan PKH itu dan ATM itu otomatis mati dan harus ditarik oleh petugas, lanjutnya.

Sementara itu Ketua AWPI Kota Metro Verry Sudarto mengatakan “Untuk proses selanjutnya kami percayakan sepenuhnya kepada tim pengacara. Dan Kami, bersama rekan-rekan Pers akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas. Dan disinilah, peran Pers sebagai kontrol sosial, ketika masyarakat meminta keadilan.

Disinggung mengenai tergugat mengutus kuasa hukum ke Kantor Sekretariat AWPI Kota Metro untuk melakukan mediasi, Verry mengatakan, kedatangan pengacara tergugat ke kantor AWPI kota Metro hanya sebatas koordinasi dengan Tim Law Firm Nusantara Raya dan rekan-rekan Pers.

“Ya itu hak tergugat untuk melakukan pembantahan atau pembelaan pada perkara ini, kita percayakan saja pada proses hukum dipersidangan nanti,”tuntasnya. (Tim)

haris

haris

Comments

No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write comment

Your data will be safe! Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person. Required fields marked as *